
Bandar Lampung, 31 Juli 2025 —
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandar Lampung mengecam keras tindakan Badan Koordinasi (Badko) HMI Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang dinilai telah melewati batas tugas dan fungsi kelembagaannya dalam keterlibatannya pada Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung.
Menurut HMI Cabang Bandar Lampung, tindakan Badko yang mengambil alih representasi HMI di forum KNPI tanpa koordinasi dan pelibatan struktur cabang di Lampung, bukan hanya cacat prosedural, namun juga mencoreng etika berorganisasi yang selama ini menjadi pijakan dalam tubuh HMI.
“Kami menilai Badko HMI Sumbagsel telah bertindak di luar batas kewenangan. Badko bukanlah kepengurusan struktural di tingkat provinsi, melainkan badan koordinatif yang bersifat lintas wilayah. Maka keterlibatannya dalam Musda KNPI Lampung tanpa melibatkan Cabang Bandar Lampung sebagai pemilik legitimasi di wilayah ini adalah bentuk pelanggaran yang serius,” tegas Ketua Umum HMI Cabang Bandar Lampung.
Lebih lanjut, HMI Cabang Bandar Lampung menilai bahwa langkah sepihak ini mengindikasikan adanya agenda tertentu yang mengabaikan mekanisme internal organisasi serta mengancam kohesivitas antarorganisasi kepemudaan di Lampung.
Bendahara Umum HMI Cabang Bandar Lampung, Alfarizi Wijaya, menyebut bahwa manuver Badko dalam Musda KNPI menunjukkan wajah buruk dari organisasi yang seharusnya menjadi teladan dalam demokrasi kepemudaan.
“Musda seharusnya menjadi momentum rekonsiliasi dan konsolidasi pemuda, bukan alat untuk kepentingan kelompok tertentu. Jika forum sebesar ini saja sudah tidak sehat dari awal, bagaimana bisa kita berharap hasilnya berpihak pada kepentingan pemuda Lampung secara luas?” ungkap Alfarizi.
Dalam hal ini, HMI Cabang Bandar Lampung menyerukan evaluasi terhadap peran dan posisi Badko HMI Sumbagsel agar tidak lagi bertindak di luar fungsi koordinatifnya dan mencampuri urusan internal cabang secara sepihak.
“Kami tidak akan tinggal diam melihat praktik organisasi yang melenceng dari prinsip kolektif-kolegial dan nilai-nilai keadaban organisasi. Kami akan mengambil langkah-langkah konsolidatif secara struktural untuk mengoreksi dan memperjelas batas koordinasi antara Badko dan Cabang,” ujar Sekretaris Umum HMI Cabang Bandar Lampung.
HMI Cabang Bandar Lampung juga mengajak seluruh elemen pemuda dan organisasi kepemudaan di Provinsi Lampung untuk bersama-sama menjaga independensi dan tidak membiarkan forum-forum strategis seperti Musda KNPI disusupi oleh kepentingan politik dan kelompok tertentu yang merusak semangat kebersamaan”
“Kami akan tetap menjadi bagian dari gerakan pemuda yang progresif, inklusif, dan menjunjung tinggi semangat musyawarah dalam bingkai persatuan,” tutup Ketua Umum.
Tinggalkan komentar