Foto.Alfarizi Wijaya

Himpunan Mahasiswa Islam serta Cipayung plus bersatu dengan petani singkong se-Lampung untuk menggeruduk kembali gedung Pemerintah Provinsi senin (05/05/2025). 

Mereka menuntut Gubernur Lampung yang sering di sapa Yay segera bersikap tegas terhadap Pabrik tapioka yang semakin semena-mena terhadap petani singkong di Lampung, menuntut untuk harga singkong sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) yang telah disepakati.

Bendahara Umum Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Bandar Lampung, Alfarizi Wijaya Mengatakan dirinya turut miris dengan tidak adanya tindakan tegas dari Gubernur dan pemerintah provinsi Lampung mengenai tuntutan para petani singkong di Provinsi Lampung.

Dirinya menyampaikan bahwa sampai hari ini pabrik pabrik tapioka di lampung tidak mengindahkan sama sekali hasil keepakatan dengan Menteri Pertanian dan pemerintah provinsi, bahkan mereka hari ini seolah olah menantang instruksi tersebut dan semakin semena-mena bak seolah mereka kebal terhadap apaun, Pabrik Tapioka saat ini menantang Pemerintah Provinsi dan mingingkari kesepakatan dengan menteri pertanian dengan cara penjualan singkong hanya 1.100 dengan potongan 35%.

Alfarizi mengatakan agar Gubernur Lampung jangan hanya diam dan harus bertindak tegas terhadap pabrik-pabrik yang masih tidak mengindahkan kesepakatan dengan Menteri Pertanian dan Pemerintah Provinsi. 

Alfarizi juga menuntut agar Menteri Pertanian segera mengeluarkan Peraturan Menteri prihal harga singkong dan singkong masuk dalam smendaya pangan agar harga singkong tetap stabil dan para petani singkong tidak di tipu lagi oleh pabrik tapioka, yang hanya melakukan kesepakatan kurang lebih 1 bulan setelah pertemuan, setelah itu pabrik tapioka kembali lagi 

semena-mena.

harapan besar Alfarizi selaku Bendahara Umum HmI Cabang Bandar Lampung serta para petani singkong terhadap Gubernur Lampung dapat mengambil tindakan tegas terhadap pabrik-pabrik tapioka dan Gubernur Lampung dapat mengeluarkan pergub terkait harga  eceran terendah singkong  dan potongan maksimalnya yang tidak merugikan petani singkong, Ujar pria yang sering di sapa “Alfarizi”

Published by

Categories:

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai