Foto Asli.M Reza Pratama-Kepala Bidang Pariwisata Ekonomi Kreatif Lingkungan Hidup HMI Cabang Bandar Lampung

Bandar Lampung, Rabu (19/3/2024)

Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bandar Lampung saat ini hanya mencapai 4,5% dari total luas wilayah, jauh dari target 20% yang diamanatkan oleh Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Menurut analisis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandar Lampung, penyebab utama minimnya RTH adalah alih fungsi lahan resapan air menjadi kawasan permukiman, industri, dan komersial, serta sistem drainase yang buruk akibat infrastruktur yang tidak memadai dan penumpukan sampah.

“Pengelolaan sampah yang kurang optimal semakin memperparah kondisi saluran air, menyebabkan banjir di daerah padat penduduk seperti Way Halim dan Rajabasa,” tegas M. Reza Pratama, Kepala Bidang Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Lingkungan Hidup HMI Cabang Bandar Lampung.

Minimnya RTH juga berdampak negatif pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kawasan wisata seperti Teluk Betung dan Polinela mengalami gangguan infrastruktur yang dapat merusak citra Bandar Lampung sebagai destinasi wisata dan pusat ekonomi kreatif. Jika dibiarkan, krisis lingkungan ini akan menurunkan kualitas udara, meningkatkan polusi, serta menghambat investasi dan mobilitas generasi muda.

Melihat kondisi ini, HMI Cabang Bandar Lampung menuntut Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk segera menyelesaikan krisis lingkungan ini.

“HMI Cabang Bandar Lampung khususnya Bidang Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Lingkungan Hidup meminta agar ada langkah segera diimplementasikan sebagai upaya nyata menuju kota yang lebih hijau, lestari, dan tangguh terhadap bencana.
Tanpa lingkungan yang sehat, pariwisata dan ekonomi kreatif Bandar Lampung tidak akan bertahan,” turut M. Reza Pratama.

“Kami dari Bidang Pariwisata, Ekonomi kreatif dan Lingkungan Hidup HMI cabang Bandarlampung, siap dilibatkan dalam menyelesaikan masalah banjir ini,” tutup M. Reza Pratama.

Published by

Categories:

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai