Demisioner Sekjend Himapol Indonesia 2023/2024. Foto:Saat Penutupan Kongres Himapol Indonesia Ke-VIII Lampung 2023


Bandar Lampung – Sekretaris Jenderal Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Indonesia Periode 2023/2024 Mempertanyakan Kejelasan Perkembangan Kasus Penemuan Mayat Laki Laki Berinisial MP (28) Yang ditemukan dalam keadaan membusuk oleh Petugas kebersihan di Drainase 03+00 jalur B Ruas Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (Bakter), Kec. Bakauheni, Lampung Selatan.


Diketahui Sudah hampir tiga bulan pasca kejadian Senin (28/10/2024), kasus itu masih menggantung dan belum diketahui penyebab dan pelaku nya.


Pasalnya kini, pihak kepolisian juga belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait bagaimana kejelasan perkembangan kasus tersebut.


Atas dasar itu, Demisioner Sekretaris Jenderal Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Indonesia Periode 2023/2024 mempertanyakan transparansi Pihak Kepolisian terkait perkembangan kasus tersebut, pasalnya hingga saat ini belum ada kejelasan.


“Saya menilai Pihak Kepolisian sangat lamban dalam menangani Kasus ini,kalau tidak salah kasus sudah tiga bulan tetapi sampai saat ini masih belum ada perkembangan lebih lanjut, inikan menjadi pertanyaan publik ,apalagi dalam kasus ini ada dugaan keterlibatan oknum polisi,” Kata Sekjend Himapol Indonesia, Akbar Shiddiq Ramadhan.


Dirinya pun pun sangat mendesak pihak kepolisian agar bertindak tegas dan Cepat mengungkap Kasus ini secara Transparan.
“Saya meminta Kepada Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika S.H., S.Ik., M.SI, agar secepatnya mengungkap kasus itu,apa lagi terdapat beberapa isu yang beredar kejadian ini ada kaitannya dengan aktivitas peredaran Narkoba Di Provinsi Lampung , jika memang ada keterkaitan dan keterlibatan anggota nya kapolda harus melakukan tindakan tegas,beberapa waktu kebelakangan ini kepolisian sedang menjadi sorotan hal layak ramai, jangan sampai Polda Lampung juga menjadi sorotan,” Tegasnya.

Ilustrasi Penemuan Mayat


Sebelumnya, sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki berinisial MP (28) warga Kemiling ditemukan tergeletak di drainase KM 03+00 Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (Bakter), Kec. Bakauheni, Lampung Selatan pada Senin (28/10/2024)
Yang mana pada waktu penemuan mayat tersebut ditemukan dalam keadaan yang menggenaskan Wajah, telapak tangan, dan mata kaki mayat tampak hitam legam diduga seperti terbakar. Tanaman rumput di sekitar korban tergeletak, juga tampak menghitam seolah bekas terbakar.


Istri korban pun menduga suaminya diduga menjadi korban pembunuhan oleh oknum polisi. Dikarenakan sesaat sebelum kejadian, sang suami sempat berpamitan akan bekerja ke Bakauheni untuk ikut bersama oknum polisi berinisial I.


Sebelum ditemukan tewas, korban sempat mengabari istrinya bahwa sedang dalam keadaan bahaya dan meminta pertolongan.
“Yang tolong aku, aku dijebak polisi aku mau dibunuh polisi. Dia kirim voice note seperti itu ketakutan, seketika handphonenya mati dan tidak ada kabar sama sekali,” ujar istri korban berinisial S, ditemui di ruang jenazah RSUD Bob Bazar Kalianda, Selasa (29/10/2024).


Atas kasus tersebut, Polres Lampung Selatan telah berkoordinasi dengan Ditreskrimum dan Bidpropam Polda Lampung untuk mengungkap ada tidaknya keterlibatan oknum polisi terkait penemuan mayat di drainase KM 03B Tol Bakter.


Dimana, sebanyak 6 polisi telah diperiksa untuk dimintai keterangan dan mengungkap terang kejadian tersebut.


Hingga kini, pihak kepolisian telah memeriksa saksi sebanyak 16 orang termasuk diantaranya 6 anggota kepolisian dari Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung. Bahkan ada yang di patsus (penempatan khusus).
Selain itu, polisi juga tengah mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah CCTV di sekitar lokasi.


Sekjend Himapol Indonesia Juga Mengungkapkan Dirinya tidak akan hanya menunggu hasil dari kepolisian saja, tapi juga akan turun langsung meminta keterangan kepada orang-orang yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada saat itu.


“Untuk memastikan proses yang dilakukan Oleh Kepolisian Daerah Lampung dan Kepolisian Setempat Sudah sesuai atau belum dengan Prosedur yang berlaku” ucap dia.

Published by

Categories:

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai